Posts tagged ROM

Tips dan Trik Memilih Handphone

Pernah kebingungan waktu mau beli smartphone?

Pilhan beragam membuat banyak orang bingung harus memilih yang mana yang harus dimiliki. Karena untuk beberapa seri dari brand yang sama memiliki perbedaan yang ternyata sangat tipis.

Hingga belum lama ini, hal inilah yang membedakan iPhone dengan smartphone dari produsen lain. Dibawah kepemimpinan Steve Jobs Apple hanya merilis satu iPhone dalam jangka waktu yang cukup lama.

Bisa dikatakan Apple membuat sebuah smartphone, melakukan riset untuk memaksimalkan kemampuannya dan baru akan merilisnya satu tahun kemudian. Sedangkan produsen smartphone lain selalu merilis smartphone terbaru bersamaan dengan adanya teknologi baru. Sehingga beberapa produsen smartphone merilis beberapa seri sekaligus dalam satu tahun.

Sebenarnya apa saja yang perlu dipertimbangkan pada saat memilih smartphone sesuai dengan yang kita butuhkan?

1. Ukuran.

Ukuran yang besar katakan 5′ keatas menawarkan keleluasaan dalam menggunakannya. Dan khususnya untuk kaum hawa, biasanya smartphone disimpan di dalam tas tangan. Sedangkan kaum adam biasanya lebih memilih smartphone yang praktis dan kecil karena biasanya disimpan di dalam kantong pakaian.

Selain ukuran fisik sebagai faktor kenyamanan, ukuran juga mempengaruhi tujuan penggunaannya. Beberapa fungsi smartphone akan lebih baik apabila didukung ukuran layar yang besar.

2. Processor.

Beberapa fungsi smartphone membutuhkan performa processor yang tinggi. Setelah menentukan ukuran layar dan tujuan penggunaan, kita mempersempit area pencarian.
Apabila kebutuhan smartphone tidak lebih dari kebutuhan harian seperti telepon, aplikasi sosial media atau game-game ringan, pilihan processor quad-core (misal 1.2 GHz atau 1.5 GHz) sudah cukup.

Apabila penggunaan smartphone untuk kebutuhan yang lebih tinggi seperti merekam video, bermain game berat maka pemilihan processor quad-core atau yang lebih bagus adalah keharusan. Smartphone seri terbaru belakangan ini juga dilengkapi dengan 2 processor sekaligus.

3. RAM.

Untuk tahun 2016 smartphone dengan RAM minimal 1.5Gb sudah menjadi keharusan. Untuk pemakaian jangka panjang minimal anda harus memilih smartphone dengan RAM 2Gb. Agar 1 atau 2 tahun kedepan smartphone anda masih nyaman digunakan.

RAM (random access memory, bukan ROM atau storage) berfungsi untuk meningkatkan respon, mempercepat proses membuka aplikasi, dan kenyamanan pemakaian aplikasi. RAM yang kecil akan membuat smartphone lebih lemot. RAM tidak berhubungan dengan seberapa banyak anda bisa menginstall aplikasi atau menyimpan lagu.

4. Internal Storage.

Internal storage lah yang mempengaruhi berapa banyak anda bisa menginstall aplikasi atau menyimpan lagu dan foto.

Fungsi utama internal storage terbagi 2. Sebagai ROM (tempat sistem operasi smartphone) dan internal storage general (umum). ROM adalah bagian dari internal storage yang ‘tidak tersentuh’. Sedangkan internal storage biasanya dimanfaatkan untuk tempat aplikasi-aplikasi terinstall.

Untuk itu internal storage perlu menjadi perhatian anda. Internal storage 8 Gb, biasanya hanya menyisakan ruang relatif sekitar 6Gb. Karena 2 Gb lainnya sudah digunakan oleh sistem operasi. Ruang 6Gb inilah yang nanti digunakan untuk menyimpan aplikasi. Internal storage yang kecil membuat anda terbatas hanya bisa menginstall beberapa aplikasi saja.

Selain internal storage sebenarnya masih ada pilihan ekspansi storage berupa microSD. Namun microSD berfungsi sebagai tempat penyimpanan data seperti foto, lagu dan video. Karena beberapa aplikasi harus diinstall di internal storage (tidak bisa di microSD).

Jadi apabila anda membutuhkan smartphone dengan banyak aplikasi, sebaiknya anda tidak memilih smartphone dengan internal storage yang kecil.

Seperti biasa silahkan berkomentar. Atau, saya selalu membuka kesempatan untuk bertanya langsung melalui email di stuff@stuff4read.com atau melalui formulir yang terdapat di halaman About Me.

Salah Kaprah Seputar Komputer & Laptop

Berikut ini adalah beberapa hal berdasarkan pengalaman saya mengenai salah kaprah beberapa fungsi perangkat keras.

Processor.

Untuk pemakaian harian kebutuhan processor lebih kepada multitasking, yaitu kebutuhan untuk melakukan beberapa kegiatan sekaligus. Seperti membuka aplikasi pemutar musik sambil browsing internet. Menonton film sambil men-download file. Mengedit foto sambil chatting, dan sebagainya.

Clock (kecepatan) processor yang tinggi tidak selalu menjadi acuan ketika akan memilih processor yang baik. Katakanlah, semua orang setuju processor 2.0 Ghz lebih baik daripada processor 1.5 Ghz. Tapi banyak orang yang tidak tahu, atau mungkin melupakan kemajuan teknologi, bahwa ternyata processor sekarang sudah tidak lagi ‘satu’ processor.

Teknologi processor sekarang sudah tidak lagi tentang kecepatan yang tinggi. Karena dalam praktiknya, hampir semua komputer atau laptop digunakan untuk kegiatan multitasking. Berbicara tentang kebutuhan multitasking, ‘dua’ atau lebih processor sekaligus lebih baik daripada ‘satu’ processor berkecapatan tinggi.

Processor ‘satu’ yang dimaksud adalah processor dengan single core yang sudah lama ditinggalkan sekitar 10 tahun yang lalu. Teknologi processor jaman sekarang sudah menggunakan istilah dual core, core2duo, quad core, octa core dan yang lebih tinggi lagi. Sehingga masing-masing core akan fokus bertugas menangani satu aplikasi tertentu.

Seperti pada gambar di atas, Intel Core i7 4930K base clock-nya hanya 3.4 GHz. Namun dengan 6 core. Dibandingkan Intel Core i7 4820K walaupun dengan base-clock 3.7 GHz namun hanya memiliki 4 core. Dengan selisih harga hingga $245

Memory.

Sesuai namanya, kata memory terdapat di RAM (random access memory) dan di ROM (read only memory). Memory dalam arti yang sebenarnya berbentuk chip dimana rasanya tidak banyak orang bisa melihatnya (karena tersimpan jauh di bagian dalam sebuah device). Sementara, banyak orang mengartikan memory berkaitan dengan tempat penyimpanan data. Padahal dalam istilah teknologi, media yang digunakan sebagai tempat penyimpanan data adalah storage. Dimana storage ini biasanya berbentuk harddisk, cd/dvd, flashdisk, tape dan sebagainya.

Kembali ke kata memory..

RAM atau random access memory, bisa dikatakan sebagai perangkat yang mempengaruhi kecepatan dan tingkat respon komputer. Semakin besar kapasitas RAM semakin cepat dan semakin responsif sebuah komputer.

ROM atau read only memory sebenarnya termasuk storage (media penyimpanan). Bingung? Tapi bedanya storage ini bersifat read-only, dimana data yang tersimpan tidak bisa diubah (dihapus atau ditambah). Namun tidak hanya karena sifatnya yang read-only yang membedakan ROM dengan storage lain pada umumnya.  Karena pada ROM data yang tersimpan tersebut adalah data khusus untuk sistem operasi.

Jadi walaupun sebenarnya berfungsi sama sebagai media penyimpanan, tapi bukan untuk tempat penyimpanan data umum pengguna komputer, seperti data lagu, film, dokumen dan lain sebagainya.

Jadi tempat penyimpanan data dinamakan storage, bukan memory.

VGA (visual graphic adapter)

Atau disebut juga sebagai GPU, graphic processing unit. Sesuai namanya, GPU (atau VGA) adalah sebuah processor. Tapi processor yang hanya memproses gambar (graphic).

Dan ketika kita berbicara tentang processor, selalu ada (terlalu) banyak variable dan hal pendukung lainnya. Seperti teknologinya, clock-nya, VRAM (visual RAM)-nya dan lain sebagainya.

Sementara, kebanyakan orang menganggap VGA yang bagus hanya dilihat dari VRAM nya besar. VGA dengan VRAM 2 Gb lebih bagus daripada VRAM 1 Gb atau dibandingkan dengan VGA yang cuma 512 Mb.

Ketika berbicara tentang ‘tenaga’ (baca:berbicara tentang processor) dari VGA, sebenarnya hal yang jauh lebih penting adalah teknologi dan clock-nya.  Seperti pada gambar dibawah, GTX 780 Ti yang hanya memiliki VRAM sebesar 3Gb namun memiliki nilai benchmark average FPS lebih tinggi dibanding VRAM 4Gb, atau 8Gb bahkan 12Gb sekalipun.

Dengan alasan yang sama, kadang kita menemukan VGA dengan seri yang sama, misal R9 1 Gb tapi harganya lebih mahal dari R9 dengan VRAM 2 Gb. Untuk detail teknologi atau spesifikasinya sebaiknya langsung menanyakan ke penjualnya.

Jadi kita tidak lagi menilai kemampuan sebuah VGA hanya dari VRAM nya saja.

seperti biasa silahkan berkomentar. Atau, saya selalu membuka kesempatan untuk bertanya langsung melalui email di stuff@stuff4read.com atau melalui formulir yang terdapat di halaman About Me.